// Leadership Update

Perempuan Hebat di Balik Transformasi Digital Singapura: Inilah 10 Pemimpin Teknologi Paling Berpengaruh 2025

September 29, 2025

Share:

Singapura — Transformasi digital Singapura terus melaju pesat, dan di balik perubahan besar ini, perempuan memainkan peran strategis dalam membentuk masa depan teknologi. Dari perusahaan Fortune 500 hingga lembaga pemerintahan, para pemimpin perempuan kini memegang posisi penting yang mengarahkan inovasi, keamanan siber, kecerdasan buatan (AI), dan transformasi digital nasional.

Hal ini tercermin dari SG 100 Women in Tech 2025, daftar dua tahunan yang dirilis di Tech3 Forum oleh Menteri Pembangunan Digital dan Informasi Josephine Teo pada 29 Agustus. Program yang digagas oleh Singapore Computer Society dan didukung oleh Infocomm Media Development Authority (IMDA) ini telah memasuki edisi keempatnya dengan lebih dari 635 nominasi tahun ini.

“Para tokoh yang terpilih mencerminkan spektrum kepemimpinan teknologi yang luas — mulai dari direktur AI dan inovasi teknologi hingga pakar keamanan siber yang memimpin inisiatif berdampak tinggi di sektor publik maupun swasta,” ujar panitia dalam keterangan resminya.

Salah satu sosok yang mendapat sorotan adalah Audrey Ong dari Keppel, yang memimpin transformasi AI dan inovasi perusahaan. Perannya tidak hanya membangun masa depan berbasis AI bagi Keppel, tetapi juga aktif dalam dewan Smart Nation Chapter SGTech, wadah utama industri teknologi Singapura.

Di sektor kebijakan publik, Rachel Teo dari Google memimpin strategi kebijakan dan keamanan digital, termasuk pengembangan pedoman global untuk pencegahan penipuan daring. Pengalamannya di bidang kebijakan publik, EDB, dan PwC memperkaya pendekatannya dalam menciptakan ruang digital yang aman dan inklusif.

Veronica Tan, direktur keamanan siber di Cyber Security Agency of Singapore, berperan penting dalam mendorong adopsi praktik keamanan terbaik lintas negara, termasuk di Malaysia, Thailand, Filipina, dan Abu Dhabi. Dedikasinya mengantarkannya ke penghargaan Top 30 Women in Security ASEAN Region 2022.

Di sektor industri, Soo Mei May dari Dell Technologies memimpin strategi AI generatif (GenAI) dan inovasi solusi global. Ia dikenal karena kemampuannya menyederhanakan konsep AI yang kompleks bagi pemimpin bisnis. Sementara itu, Lim Yean Sam dari GIC membawa pengalaman lebih dari dua dekade di sektor jasa keuangan dan memimpin inisiatif transformasi digital berskala besar.

Nama-nama lain yang masuk daftar terhormat termasuk Chen Hong dari Singtel, yang mendorong keberagaman dan transformasi digital; Quinny Lei dari StarHub, yang memimpin digitalisasi sistem korporasi; serta Dr Eleni Dimokidis dari Amazon Web Services, yang mengembangkan solusi AI untuk sistem kesehatan nasional.

Di sisi lain, Sarmista Mondol dari IBM Consulting memimpin inovasi teknologi untuk dampak sosial, termasuk platform AI ketahanan bencana di Indonesia, sementara Amrita Saha dari Salesforce memimpin riset AI berskala besar, mengembangkan solusi berbasis large language models (LLM), dan telah mematenkan puluhan inovasi.

Kehadiran para perempuan ini menunjukkan bahwa masa depan ekonomi digital Singapura tidak hanya dibentuk oleh teknologi, tetapi juga oleh kepemimpinan visioner yang inklusif. Mereka bukan hanya memecahkan batasan industri, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi selanjutnya untuk berkiprah di dunia teknologi global.