// Leadership Update

Indonesia Sabet 28 Medali di WorldSkills ASEAN 2025, Bukti Daya Saing Talenta Muda

September 26, 2025

Share:

Jakarta — Delegasi Indonesia kembali mencatat prestasi membanggakan di kancah internasional. Dalam ajang The 14th WorldSkills ASEAN Competition 2025 yang digelar di SMX Convention Center, Manila, Filipina, tim Indonesia berhasil membawa pulang 28 medali, terdiri dari 9 emas, 1 perak, 9 perunggu, dan 9 medali diploma. Capaian gemilang ini menjadi bukti nyata bahwa talenta muda Indonesia memiliki kompetensi, daya saing, dan semangat juang yang luar biasa di tingkat regional maupun global.

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kementerian Ketenagakerjaan, Agung Nur Rohmad, selaku Ketua Delegasi Indonesia, menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh kompetitor, expert, dan official yang telah berjuang keras dalam kompetisi bergengsi tersebut. Menurutnya, pencapaian ini semakin istimewa karena diperoleh hanya dengan persiapan intensif selama empat bulan.

“Hasil ini menunjukkan bahwa talenta muda Indonesia memiliki kompetensi tinggi, daya saing kuat, serta mampu bersaing di tingkat regional maupun global,” ujar Agung, Senin (1/9/2025). Ia menambahkan, kesuksesan ini juga menjadi refleksi dari kerja sama erat antara pemerintah, dunia pendidikan, dan industri dalam menyiapkan SDM unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan.

Selain membawa pulang medali, Indonesia juga mendapat kehormatan besar saat bendera WorldSkills resmi diserahkan kepada perwakilan Indonesia, menandakan bahwa Indonesia akan menjadi tuan rumah WorldSkills ASEAN Competition 2027. Momentum ini sekaligus menjadi peluang strategis bagi Indonesia untuk menunjukkan kapasitasnya sebagai pusat pengembangan keterampilan dan inovasi di kawasan Asia Tenggara.

Direktur Jenderal TESDA Filipina, Jose Franscisco B. Benitez, dalam sambutan penutupannya, menyampaikan apresiasi tinggi atas profesionalisme para peserta dari seluruh negara ASEAN. “Kompetisi ini membuktikan bahwa pemuda ASEAN memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat global. WorldSkills ASEAN bukan hanya tentang menang, tetapi tentang membangun masa depan keterampilan yang lebih baik untuk kawasan ini,” ucapnya.

Keberhasilan Indonesia di ajang WorldSkills ASEAN 2025 menjadi cerminan nyata dari kualitas sumber daya manusia yang terus berkembang. Lebih dari sekadar raihan medali, pencapaian ini menunjukkan transformasi paradigma bahwa investasi pada pelatihan vokasi dan pengembangan keterampilan generasi muda akan menjadi kunci daya saing nasional di masa depan.

Dengan peran baru sebagai tuan rumah pada 2027, Indonesia memiliki kesempatan emas untuk tidak hanya mempertahankan prestasi, tetapi juga menjadi motor penggerak peningkatan kompetensi tenaga kerja di kawasan ASEAN. Ini adalah panggung bagi talenta muda Indonesia untuk terus bersinar dan membuktikan bahwa mereka siap menjadi pemain utama dalam ekonomi global berbasis keterampilan.