// Leadership Update

Kepemimpinan dalam Perlombaan AI: Perspektif Cohere

January 14, 2026

Share:

New York — Dalam konferensi Reuters NEXT, Aidan Gomez, Co‑Founder sekaligus CEO Cohere, menegaskan bahwa Amerika Serikat dan Kanada berada pada posisi unggul dalam perlombaan kecerdasan buatan (AI). Menurutnya, keunggulan bukan hanya soal siapa yang lebih dahulu mengembangkan teknologi, melainkan siapa yang mampu mengkomersialisasikan AI secara luas.

Gomez menekankan bahwa AS dan Kanada memiliki peluang besar untuk menjadi mitra utama bagi ekonomi global dalam mengadopsi teknologi ini. Ia menyebut bahwa meski Tiongkok telah meluncurkan model AI berkinerja tinggi, faktor penentu tetaplah kemampuan untuk menghadirkan layanan yang dapat diandalkan dan diterapkan secara massal.

Dari sudut pandang kepemimpinan, pernyataan Gomez mencerminkan strategi yang berorientasi pada visi jangka panjang: membangun ekosistem AI yang tidak hanya kuat secara teknis, tetapi juga dipercaya oleh negara‑negara demokrasi liberal. Hal ini sekaligus menegaskan pentingnya reputasi, nilai, dan kepercayaan dalam kepemimpinan teknologi global.

Kontras dengan pandangan CEO Nvidia, Jensen Huang, yang menilai Tiongkok “hanya nanodetik di belakang Amerika” dan berpotensi memenangkan perlombaan AI, Gomez menegaskan bahwa kepemimpinan sejati ditentukan oleh kapasitas komersialisasi dan kemitraan global.

Bagi para pemimpin, pelajaran yang dapat diambil adalah bahwa inovasi teknologi harus diiringi dengan strategi kepemimpinan yang menekankan kolaborasi, kepercayaan, dan keberlanjutan. Perlombaan AI bukan sekadar kompetisi teknis, melainkan ujian kepemimpinan dalam membentuk masa depan ekonomi dan masyarakat dunia.