// Leadership Update

Kalapas Tanjung Pandan Raih Penghargaan Inspiring Professional & Leadership Award 2025

November 18, 2025

Share:

Jakarta — Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Tanjung Pandan, Aliandra Harahap, menerima penghargaan Inspiring Professional & Leadership Award 2025 yang diselenggarakan oleh Indonesia Award Magazine. Penghargaan ini diberikan sebagai pengakuan atas inovasi pelayanan publik dan kepemimpinan transformasional yang diterapkan di lingkungan pemasyarakatan.

Aliandra menegaskan bahwa penghargaan ini bukan semata pencapaian pribadi, melainkan hasil kerja kolektif seluruh jajaran Lapas Tanjung Pandan. Menurutnya, kepemimpinan yang efektif adalah kepemimpinan yang mampu menggerakkan tim, membangun budaya kerja positif, dan menghadirkan pelayanan publik yang berorientasi pada masyarakat.

Dalam beberapa tahun terakhir, Lapas Tanjung Pandan melakukan sejumlah terobosan, mulai dari digitalisasi layanan administrasi hingga program pembinaan berbasis keterampilan. Inovasi ini bertujuan meningkatkan transparansi, mempercepat proses layanan, dan memberikan bekal nyata bagi warga binaan agar siap kembali ke masyarakat.

Penghargaan ini juga mencerminkan arah kebijakan yang menekankan integritas dan akuntabilitas. Aliandra menekankan pentingnya membangun kepercayaan publik terhadap institusi pemasyarakatan. “Kami ingin menunjukkan bahwa Lapas bukan sekadar tempat menjalani hukuman, tetapi juga ruang pembinaan yang memberi kesempatan kedua,” ujarnya.

Dari perspektif kepemimpinan, langkah Aliandra menunjukkan bagaimana seorang pemimpin birokrasi dapat mengubah stigma menjadi peluang. Dengan pendekatan humanis dan inovatif, ia berhasil menyeimbangkan fungsi pengawasan dengan pembinaan, sehingga menciptakan model kepemimpinan yang relevan dengan tuntutan zaman.

Secara lebih luas, penghargaan ini menjadi simbol transformasi pelayanan publik di Indonesia. Kepemimpinan yang berorientasi pada inovasi dan kolaborasi lintas sektor diharapkan mampu memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara, sekaligus mendorong terciptanya birokrasi yang lebih adaptif dan responsif.