Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

// Leadership Update

Basaria Martha Juliana dan Kepemimpinan Strategis di Balik Transformasi Bank Jakarta

October 17, 2026

Share:

Basaria Martha Juliana meraih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 atas perannya sebagai Direktur Keuangan dan Strategi Bank Jakarta dalam mendorong transformasi dan pertumbuhan berkelanjutan.

JAKARTA — Penghargaan Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 yang diterima Direktur Keuangan dan Strategi Bank Jakarta, Basaria Martha Juliana, tidak hanya menjadi pengakuan atas perjalanan profesionalnya. Apresiasi dalam kategori Economic Empowerment for Strategic Finance & Business Transformation tersebut juga menempatkan kepemimpinan perempuan dalam ruang strategis industri keuangan yang tengah menghadapi perubahan.

Basaria menerima penghargaan tersebut dalam ajang Sraya Nusa 2026. SINDOnews melaporkan, penghargaan diberikan sebagai apresiasi terhadap perempuan yang dinilai memiliki inspirasi, pengaruh, serta dampak dalam berbagai bidang. Proses kurasi mempertimbangkan rekam jejak, kontribusi, pencapaian, pengaruh, dan relevansi kontribusi dengan nilai yang diusung Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026.

Bagi Basaria, keberadaan perempuan dalam posisi strategis merupakan bagian dari komitmen terhadap diversity, equity, and inclusion (DEI). Ia menyebut penghargaan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap representasi perempuan, khususnya pada posisi strategis di Bank Jakarta. Pandangan tersebut memperlihatkan bahwa kepemimpinan tidak hanya berkaitan dengan pencapaian individu, tetapi juga bagaimana organisasi memberikan ruang bagi keberagaman talenta.

SPONSORED VIDEO
Tertarik dengan penawaran ini?Pilih Lihat Detail atau langsung Hubungi Kami.

Perspektif tersebut sejalan dengan tanggung jawab Basaria di Bank Jakarta sebagai Direktur Keuangan dan Strategi. Dalam perkembangan perusahaan, fungsi keuangan dan strategi memiliki keterkaitan dengan proses pengambilan keputusan, penguatan organisasi, serta persiapan berbagai agenda korporasi. SINDOnews mencatat bahwa Basaria juga memiliki pengalaman memimpin sejumlah proyek strategis, termasuk di bidang corporate development and transformation, serta pernah menjabat sebagai Direktur Keuangan PT Danareksa Holding pada periode 2023–2025.

Di tengah perubahan industri perbankan, kepemimpinan strategis juga dituntut untuk mampu melihat transformasi secara lebih luas. Bank Jakarta pada 2026 menyampaikan bahwa perusahaan mengedepankan pertumbuhan yang sehat dan berkualitas dengan mempertimbangkan kondisi industri, biaya dana, kualitas aset, dan keberlanjutan pertumbuhan. Pendekatan tersebut menunjukkan pentingnya keseimbangan antara ekspansi bisnis dan pengelolaan risiko.

Basaria juga terlibat dalam penguatan hubungan strategis Bank Jakarta dengan institusi pendidikan. Pada Agustus 2026, ia menandatangani nota kesepahaman antara Bank Jakarta dan Institut Teknologi Bandung (ITB) mengenai pemanfaatan layanan dan produk perbankan untuk pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia. Bank Jakarta menyebut kerja sama tersebut sebagai langkah awal membangun ekosistem pendidikan, riset, dan pengembangan SDM yang adaptif serta kompetitif.

Dalam kerja sama tersebut, Basaria menekankan bahwa kolaborasi tidak semata-mata mengenai pemanfaatan produk dan layanan perbankan. Menurutnya, sinergi tersebut diarahkan untuk membangun ekosistem yang lebih luas, termasuk pendidikan, riset, pengabdian masyarakat, dan pengembangan sumber daya manusia. Ia juga menekankan bahwa keberhasilan kolaborasi pada akhirnya ditentukan oleh implementasi dan dampak yang dihasilkan.

Cara pandang tersebut menjadi relevan dalam konteks kepemimpinan korporasi saat ini. Seorang pemimpin tidak hanya dituntut memahami kondisi internal organisasi, tetapi juga harus mampu membaca perubahan eksternal dan membangun hubungan dengan berbagai pemangku kepentingan. Kolaborasi Bank Jakarta dengan ITB menjadi salah satu contoh bagaimana agenda bisnis dapat dikembangkan bersamaan dengan agenda penguatan sumber daya manusia.

Penguatan kapasitas kepemimpinan juga menjadi perhatian Bank Jakarta. Dalam wawancara yang dikutip SINDOnews, Basaria menyampaikan bahwa perusahaan terus mendorong peningkatan kapabilitas kepemimpinan dan executive profiling, termasuk dalam rangka mempersiapkan aksi korporasi dan melanjutkan transformasi di berbagai aspek.

Pada titik tersebut, penghargaan Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 dapat dilihat sebagai bagian dari perjalanan profesional Basaria di sektor keuangan. Pengakuan tersebut hadir ketika Bank Jakarta sedang menjalankan berbagai agenda transformasi dan penguatan bisnis, sehingga pengalaman kepemimpinan dan kemampuan strategis menjadi bagian penting dalam menjalankan tanggung jawab di tingkat manajemen.

Kepemimpinan Basaria juga memperlihatkan bagaimana posisi perempuan dalam industri keuangan terus berkembang. Kehadiran perempuan pada posisi strategis bukan hanya menyangkut representasi, tetapi juga berkaitan dengan kesempatan untuk mengambil bagian dalam proses pengambilan keputusan, pengembangan organisasi, serta agenda transformasi perusahaan.

Dengan pengalaman di sektor keuangan dan keterlibatan dalam sejumlah agenda strategis, perjalanan Basaria Martha Juliana menjadi salah satu gambaran mengenai dinamika kepemimpinan perempuan di industri perbankan. Penghargaan yang diterimanya pada 2026 sekaligus menjadi momentum untuk melihat lebih jauh bagaimana kepemimpinan, transformasi, inklusivitas, dan pertumbuhan berkelanjutan dapat berjalan dalam satu kerangka strategi perusahaan.

award magazine