// Leadership Update

Kepemimpinan di Balik Penguatan Reputasi SIER, Raih Indonesia PR Award 2026

August 17, 2026

Share:

SIER meraih Indonesia PR Award 2026. Penghargaan ini mencerminkan kepemimpinan perusahaan dalam membangun komunikasi, kepercayaan publik, dan reputasi berkelanjutan.

SURABAYA — Reputasi perusahaan tidak lahir dalam satu malam. Ia dibangun melalui keputusan, konsistensi, keterbukaan, serta kemampuan pemimpin menerjemahkan visi perusahaan menjadi tindakan nyata. Prinsip tersebut tercermin dalam perjalanan PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) yang meraih Indonesia Public Relations Awards (IPRA) 2026 kategori Popular Companies–Real Estate.

Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas konsistensi SIER dalam membangun reputasi melalui komunikasi publik yang transparan dan berbasis kinerja. Bagi perusahaan yang bergerak dalam pengelolaan kawasan industri, komunikasi memiliki peran strategis karena berhubungan dengan banyak pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, tenant, masyarakat, mitra usaha hingga media.

Direktur Kelembagaan PT SIER, Ahmad Fahrudin, menempatkan penghargaan tersebut bukan sekadar sebagai pencapaian, tetapi sebagai dorongan untuk terus memperkuat kualitas komunikasi perusahaan. Menurutnya, fungsi public relations tidak berhenti pada penyampaian informasi, melainkan menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan dan memperkuat kolaborasi.

“Kepercayaan publik dibangun melalui konsistensi dalam bekerja, berkomunikasi, dan menghadirkan manfaat.”

Pernyataan tersebut memperlihatkan cara pandang bahwa reputasi harus berjalan beriringan dengan kinerja. Pesan yang disampaikan kepada publik tidak boleh berdiri sendiri, tetapi harus memiliki bukti dalam aktivitas perusahaan. Karena itu, SIER secara rutin mengomunikasikan berbagai perkembangan terkait inovasi, pengembangan kawasan industri, peningkatan layanan, program tanggung jawab sosial dan lingkungan, serta kolaborasi dengan tenant.

Pendekatan tersebut menjadi semakin penting di tengah perubahan ekspektasi terhadap perusahaan pengelola kawasan industri. Dunia usaha kini tidak hanya menilai sebuah kawasan dari ketersediaan lahan dan infrastruktur, tetapi juga dari kualitas layanan, keberlanjutan, keamanan operasional, serta kemampuan pengelola membangun ekosistem usaha yang sehat.

Kepemimpinan yang Berorientasi pada Kepercayaan

Bagi SIER, kepemimpinan dalam komunikasi berarti memastikan informasi yang diberikan kepada publik memiliki hubungan langsung dengan pekerjaan yang dilakukan perusahaan. Ahmad menegaskan bahwa reputasi tidak dapat dibangun hanya melalui narasi yang baik. Kepercayaan harus lahir dari kesesuaian antara pesan yang disampaikan dan implementasi di lapangan.

Prinsip tersebut sejalan dengan sejumlah langkah SIER sepanjang 2026. Pada awal tahun, misalnya, perusahaan memperoleh sertifikat Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) dari Kementerian Ketenagakerjaan. Dalam penilaian 2025, SIER memperoleh skor 92,77 persen dari 166 kriteria, meningkat dari 90,96 persen pada 2022.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa reputasi perusahaan juga dibangun dari sistem internal. Keselamatan kerja, tata kelola, pelayanan, inovasi, hingga hubungan dengan masyarakat merupakan bagian yang saling berkaitan dalam membentuk persepsi publik.

Komitmen terhadap keterbukaan informasi juga mendapat perhatian dari Komisi Informasi Jawa Timur. Pada Mei 2026, SIER disebut sebagai satu-satunya BUMD milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang dinilai informatif dalam konteks monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi publik. Penilaiannya mencakup antara lain kualitas layanan informasi, komitmen pimpinan, digitalisasi sistem informasi, serta sarana pendukung layanan publik.

Di sisi operasional, SIER juga tengah mempercepat modernisasi dan optimalisasi fasilitas kawasan industri. Langkah tersebut dilakukan seiring kinerja keuangan yang melampaui target pada kuartal pertama 2026 dan diarahkan untuk memperkuat SIER sebagai kawasan industri terintegrasi dan ramah lingkungan.

Reputasi sebagai Investasi Jangka Panjang

Penghargaan IPRA 2026 pada akhirnya tidak hanya berbicara mengenai keberhasilan fungsi public relations. Lebih jauh, penghargaan tersebut menggambarkan bagaimana komunikasi ditempatkan sebagai bagian dari kepemimpinan dan strategi perusahaan.

Bagi SIER, tantangan berikutnya adalah mempertahankan konsistensi tersebut. Ketika perusahaan terus berkembang dan berinteraksi dengan semakin banyak pemangku kepentingan, kebutuhan terhadap komunikasi yang terbuka, edukatif, dan kredibel juga semakin besar.

Ahmad menyebut komunikasi sebagai investasi jangka panjang yang berperan dalam memperkuat hubungan SIER dengan masyarakat, media, mitra usaha, dan pemerintah. Perspektif tersebut menempatkan reputasi bukan sebagai hasil kampanye sesaat, melainkan sebagai aset yang harus dirawat melalui kerja nyata dan komunikasi yang bertanggung jawab.

Bagi sebuah perusahaan kawasan industri, pendekatan semacam itu menjadi penting. Ketika kepercayaan dibangun dari keselarasan antara kepemimpinan, kinerja dan komunikasi, reputasi perusahaan memiliki fondasi yang lebih kuat untuk menghadapi perubahan sekaligus membuka ruang kolaborasi baru.

Indonesia PR Award 2026 pun dapat dilihat sebagai salah satu momentum bagi SIER untuk melanjutkan perjalanan tersebut: memperkuat layanan, menjaga kepercayaan, dan memastikan setiap perkembangan perusahaan dapat memberikan nilai bagi para pemangku kepentingannya.

Sumber

ANTARA News Jawa Timur — SIER terima penghargaan Indonesia PR Award 2026

award magazine