Dr. Febri Yulika, Rektor ISI Padangpanjang, meraih Indonesia Visionary Leader Award 2026 atas kontribusinya dalam pendidikan seni dan budaya.
Kepemimpinan Akademik yang Menghidupkan Seni dan Budaya Bangsa
Dalam dunia pendidikan tinggi, kepemimpinan tidak hanya diukur dari kemampuan administratif, tetapi juga dari visi dalam menjaga identitas budaya dan mengembangkan peradaban melalui ilmu pengetahuan. Nilai inilah yang tercermin dalam sosok Dr. Febri Yulika, S.Ag., M.Hum, Rektor Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang.
Atas dedikasi dan kontribusinya dalam dunia pendidikan seni, beliau menerima Indonesia Visionary Leader Award 2026 dalam ajang 6.0 The Grand Award Gala Night 2026 yang diselenggarakan di Grand Mercure Kemayoran, Jakarta.
Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi terhadap pemimpin pendidikan yang dinilai mampu mengembangkan institusi secara berkelanjutan, sekaligus menjaga peran penting seni dan budaya dalam kehidupan masyarakat.

Sebagai Rektor ISI Padangpanjang, Dr. Febri Yulika memiliki tanggung jawab besar dalam mengarahkan institusi yang menjadi salah satu pusat pendidikan seni terkemuka di Indonesia, khususnya di bidang seni pertunjukan, seni rupa, dan kajian budaya.
Di tengah arus globalisasi dan digitalisasi, tantangan pendidikan seni semakin kompleks. Dibutuhkan pemimpin yang mampu menjaga keseimbangan antara pelestarian tradisi dan inovasi dalam dunia akademik.
Dr. Febri Yulika menunjukkan bagaimana kepemimpinan akademik dapat menjadi jembatan antara nilai-nilai budaya lokal dengan perkembangan seni kontemporer yang terus berubah.
Peran ISI Padangpanjang sebagai institusi pendidikan seni tidak hanya mencetak seniman, tetapi juga membentuk pemikir, kreator, dan pelestari budaya yang memiliki wawasan global.
Pengakuan melalui Indonesia Visionary Leader Award menjadi simbol bahwa kepemimpinan dalam dunia pendidikan seni memiliki dampak yang luas, tidak hanya bagi institusi, tetapi juga bagi kebudayaan nasional.
Lebih jauh, pencapaian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan visioner adalah kemampuan untuk menjaga warisan budaya sambil terus membuka ruang bagi inovasi dan masa depan seni Indonesia.
