Cirebon — PT BPR Cirebon Jabar (Perseroda) hari ini berdiri sebagai salah satu bank milik daerah yang diperhitungkan di Jawa Barat. Lembaga ini merupakan Badan Usaha Milik Daerah yang dimiliki bersama oleh Pemerintah Kabupaten Cirebon dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dengan mandat utama menyediakan solusi keuangan bagi masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.
Perjalanan PT BPR Cirebon Jabar Perseroda berawal dari proses merger tujuh kantor BPR yang kemudian dilebur menjadi BPR Astanajapura. Setelah konsolidasi tersebut, lembaga ini resmi ditetapkan sebagai Perseroda dan bertransformasi menjadi PT BPR Cirebon Jabar Perseroda pada tahun 2022.

Transformasi kelembagaan ini diikuti lompatan signifikan dari sisi kinerja aset. Jika pada awal 2000-an total aset BPR Astanajapura baru berada di kisaran Rp 500 juta, dua dekade kemudian aset PT BPR Cirebon Jabar dilaporkan telah menembus lebih dari Rp 400 miliar. Pertumbuhan ini mencerminkan pengelolaan yang semakin profesional, perluasan basis nasabah, serta penguatan peran bank daerah sebagai motor penggerak ekonomi lokal.
Sebagai bank daerah, PT BPR Cirebon Jabar memosisikan diri sebagai mitra strategis masyarakat. Produk utama yang ditawarkan meliputi kredit, tabungan, dan deposito yang dirancang untuk menjawab kebutuhan permodalan dan pengelolaan dana masyarakat, terutama di segmen UMKM. Layanan ini tidak hanya menyasar pelaku usaha formal, tetapi juga kelompok usaha kecil dan sektor ekonomi rakyat yang selama ini membutuhkan akses pembiayaan yang lebih dekat dan bersahabat.

Salah satu fokus penting yang diangkat manajemen adalah keberpihakan terhadap pelaku usaha kecil serta upaya mengurangi ketergantungan masyarakat pada praktik rentenir di pasar dan lingkungan sekitar. Melalui perluasan jaringan serta skema kredit yang lebih terukur, PT BPR Cirebon Jabar berupaya menghadirkan alternatif pembiayaan yang legal, terjangkau, dan lebih aman bagi pedagang dan pelaku usaha mikro.
Dari sisi tata kelola, PT BPR Cirebon Jabar juga mencatat capaian penting. Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan apresiasi atas penerapan prinsip Good Corporate Governance setelah melakukan penilaian dan audit yang melibatkan BPKP terhadap BUMD di wilayah Jawa Barat. Pengakuan tersebut menjadi penanda bahwa kondisi keuangan dan tata kelola bank dinilai sehat, sekaligus menegaskan keseriusan manajemen dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana publik.


Pada tahun 2025, PT BPR Cirebon Jabar (Perseroda) juga meraih predikat SANGAT BAIK dalam penilaian Financial Integrity Rating on Money Laundering and Terrorism Financing (FIR on ML/TF). Penilaian ini mengukur integritas dan efektivitas pelaporan APU, PPT, dan PPPSPM oleh Penyedia Jasa Keuangan maupun Penyedia Barang dan Jasa. Hasil tersebut menegaskan tingginya komitmen PT BPR Cirebon Jabar dalam mendukung PPATK dan aparat penegak hukum dalam upaya pencegahan TPPU, TPPT, dan PPSPM, serta menunjukkan kualitas kepatuhan dan pelaporan yang berada pada kategori terbaik.

Visi dan misi perusahaan menegaskan orientasi kerakyatan. PT BPR Cirebon Jabar menyatakan komitmen untuk meningkatkan kesempatan berusaha, menumbuhkan sektor ekonomi masyarakat pedesaan melalui layanan perbankan yang cepat, tepat, dan aman, serta menjadi mitra strategis masyarakat dalam mengembangkan usaha. Di saat yang sama, bank ini menargetkan pertumbuhan yang sehat dan efisien dengan manajemen profesional dan transparan agar mampu memberi kontribusi optimal terhadap perekonomian daerah.
Secara fisik, kehadiran PT BPR Cirebon Jabar diperkuat dengan kantor pusat di kawasan Talun, Kabupaten Cirebon, lengkap dengan jaringan kantor cabang dan kantor kas untuk menjangkau lebih banyak nasabah. Dari kantor pusat di Jalan Pangeran Cakra Buana, bank ini mengelola layanan kepada masyarakat yang tersebar di berbagai kecamatan, memperkuat fungsi BPR sebagai garda terdepan inklusi keuangan di tingkat lokal.
Dengan fondasi sejarah yang panjang, transformasi kelembagaan menjadi Perseroda, pertumbuhan aset yang agresif, serta pengakuan atas tata kelola yang baik, PT BPR Cirebon Jabar (Perseroda) hari ini tampil sebagai potret BPR modern yang tetap berpijak pada misi pembangunan daerah. Ke depan, tantangan digitalisasi, persaingan industri, dan tuntutan nasabah yang kian dinamis justru menjadi ruang bagi bank ini untuk terus berinovasi, memperkuat peran sebagai bank milik rakyat, dan menjaga amanah sebagai penggerak ekonomi di Cirebon dan Jawa Barat.
